Awal Mula Perjalanan Sosil Squad
Memasuki semester 5 yang katanya penuh dengan drama dan
puncaknya tugas dari segala tugas. Pada awal masuk perkuliahan tepatnya tanggal
3 september 2018 saat mata kuliah Manajemen Perpustakaan, Bu Labibah selaku
dosen pengampu langsung memberi tugas yang sangat wow yaitu mengelola
perpustakaan yang butuh perhatian khusus. Perhatian khusus misalnya gak punya
dana untuk mengelola, gak punya pengelola yang handal, dan sebagainya. Tugas ini
dilaksanakan sekitar 3 bulan dari bulan September sampai Desember. Kita juga
ditugaskan oleh Ibu Labibah membuat proposal untuk diajukan secara langsung ke
pihak sekolahnya.
Tanggal 13 September 2018, kelompok kami memutuskan pergi
untuk mengunjungi perpustakaan SD Muhammadiyah Karangwaru karena dapat
rekomendasi dari Mas Fuad alumni mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Setelah sampai di
perpustakaan SD Muhammadiyah Karangwaru ternyata keadaan perpustakaannya sudah
terbilang bagus, karena sudah memiliki fasilitas yang cukup memadai untuk
ukuran perpustakaan SD. Jadi kita membatalkan untuk mengolah di perpustakaan
itu, namun dikarenakan pustakawan dan kepala sekolahnya menaruh harapan besar
terhadap kami selaku mahasiswa prodi ilmu perpustakaan untuk mengolah di perpustakaan
tersebut. Lalu, setelah kami mendiskusikannya bersama, kami akhirnya memutuskan
untuk menerima tawaran pengolahan tersebut dengan harapan kami dapat melatih
skill pengolahan serta menambah wawasan dan pengalaman.
Setelah itu kami
memutuskan untuk mencari perpustakaan lain yang akan kami olah, kami mulai
mencari perpustakaan SD terdekat di google maps, setelah muter-muter dan hampir nyasar,
akhirnya kami menemukan sebuah SD yaitu SD N Rogoyudan yang berlokasi di Dusun
Rogoyudan, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Melihat lokasi SD yang kecil dan
sepi, kami memutuskan untuk datang kesana dan menemui pihak sekolah untuk melihat
perpustakaan di sana, kami bertemu dengan kepala sekolah di sana, kami langsung
di antar untuk melihat perpustakaannya. Dan ternyata lokasi perpustakaannya ada
di ujung belakang, dekat kamar mandi dan mushola. Dan perpustakaan SD N
Rogoyudan sudah memiliki nama yaitu Perpustakaan Sari Ilmu. Kondisi
perpustakaan saat kita di sana perpustakaan dalam keadaan terkunci dan sepi,
ketika pintunya di buka ukuran perpustakaannya terbilang kecil, pengap, berdebu
dan koleksinya berantakan. Melihat kondisi perpustakaan yang demikian,
menjadikan kita berkeinginan untuk mengolah perpustakaan tersebut. Kemudian dengan
sedikit diskusi dengan teman-teman akhirnya kami sepakat untuk mengampil
perpustakaan SD N Rogoyudan untuk diolah, ibu kepala sekolah juga sangat
welcome dan berterimakasih sekali atas bantuan pengolahan perpustakaan yang
kami tawarkan. Setelah ada kesepatakan antara keduanya, kami berpamitan untuk
pulang.
To be continue...
To be continue...
#LISukaGoes2Communities

Komentar
Posting Komentar